Search
 

Blog

Pengaruh Diabetes Pada Kulit

Diabetes dapat mempengaruhi setiap bagian dari tubuh termasuk kulit. Bahkan masalah kulit kadang-kadang menjadi tanda pertama bahwa seseorang memiliki diabetes.

Perubahan Kulit Akibat Diabetes
  1. Saat glukosa darah meninggi, tubuh akan kehilangan cairan, sehingga kulit pun Kulit juga akan menjadi kering jika syaraf di bagian betis dan telapak kaki tidak berkeringat akibat diabetic neuropathy.
  2. Kulit kering akan menjadi merah dan terasa perih, serta berujung pada keretakan dan pengelupasan kulit. Kuman dapat masuk melalui celah retakan kulit dan menyebabkan infeksi. Terlebih lagi, kulit kering biasanya menjadi mudah terasa gatal, dan saat menggaruk kulit dapat menyebabkan luka dan infeksi lainnya.
Masalah Kulit Bagi Para Penyandang Diabetes

Beberapa masalah di bawah ini adalah penyakit yang bisa diderita semua orang, tetapi bagi para penyandang diabetes ada kecenderungan untuk mengalami masalah sebagai berikut :

  1. Kulit kering sehingga terjadi infeksi
  2. Athlete’s foot
  3. Infeksi jamur pada kuku
  4. Kapalan
  5. Corn (kutil)
  6. Kulit melepuh
  7. Bunion
  8. Borok kaki
  9. Kulit plantar
  10. Hammertoes atau kuku tumbuh ke dalam

Bagi para penyandang diabetes sangatlah penting untuk mengendalikan kadar gula darah dan asupan makanan yang dikonsumsi setiap hari.

Tips Perawatan Kulit

Untuk merawat kulit para penyandang diabetes, ada beberapa hal yang bisa dilakukan, yaitu :

  1. Menjaga tetap kulit bersih dan kering! Gunakan jenis lotion yang memiliki pH 5.5 salah satunya Sebamed Anti-Dry Hydrating Lotion di daerah dimana kulit sering terjadi gesekan seperti ketiak, pangkal paha dan daerah persendian.
  1. Hindari mandi air panas atau pada saat hujan. Gunakan pembersih kulit yang mengandung pH 5.5 salah satunya Sebamed Anti-Dry Derma-Soft Wash Emulsion.
  1. Lembabkan kulit! Setelah mandi gunakan sebamed Anti-Dry Hydrating Body Lotion untuk memastikan kulit tidak terlalu kering. Jangan mengoleskan lotion diantara jari kaki, karena kelembaban exstra dapat merangsang jamur untuk tumbuh.
  1. Hindari luka pada kulit! Jangan menggaruk kulit saat terasa gatal secara ekstrim karena bisa menyebabkan luka yang memungkinkan terjadinya infeksi.
  1. Obati luka anda segera! Cuci luka ringan dengan pembersih yang sesuai dan air. Jangan gunakan obat merah antiseptic, alkohol atau sodium untuk membersihkan kulit karena terlalu keras untuk kulit anda. Tutup luka kecil dengan kasa steril. Segera datang ke dokter jika anda mendapatkan luka besar, luka bakar atau infeksi.
  1. Minum air putih! Dokter merekomendasikan 3 liter/ hari untuk menghindari dehidrasi
  2. Jagalah kaki anda! Memeriksa kaki anda untuk luka setiap hari adalah wajib. Gunakan sepatu lebar dan flat yang cocok. Periksa sepatu untuk benda asing sebelum dipakai.

Leave a Reply