Search
 

Blog

Yang Perlu Diketahui Tentang Stretch Marks

Banyak hal yang berubah setelah Anda mengalami proses kelahiran, di antaranya: jadwal aktivitas, jam tidur, juga kebebasan Anda dalam memilih kegiatan sehari-hari. Tak hanya itu, seiring dengan perubahan jadwal tersebut, Anda pun akan melihat beberapa perubahan pada  fisik Anda. Salah satu diantaranya adalah timbulnya stretch marks. Bagi banyak wanita, stretch marks adalah bagian yang tak terpisahkan dari memiliki seorang anak.

“Perut saya sangat gatal dan terasa kencang ketika masa-masa kehamilan, dan saya pun melihat makin banyak garis-garis terlihat pada kulit perut”

“Perut saya sangat gatal dan terasa kencang ketika masa-masa kehamilan, dan saya pun melihat makin banyak garis-garis terlihat pada kulit perut,” ucap Maggie Shaw, seorang ibu berusia 38 tahun, ketika ia mengungkapkan masalah pada kulitnya tersebut. Ia pun mengungkapkan bahwa stretch marks yang ia alami semakin parah setelah kehamilan keduanya.

Bagaimana Stretch Marks Terbentuk

Stretch Marks muncul ketika tubuh Anda melebar sedangkan peregangan kulit Anda tidak mampu mengiringi kondisi tersebut, sehingga serat elastin yang berada di permukaan bawah kulit menjadi robek dan menimbulkan stretch marks.

Menurut Heidi Waldorf, MD, seorang professor of dermatology New York City, Anda bisa mengalami kenaikan berat badan sebesar 30 pon dalam kurun waktu 9 bulan kehamilan. Kenaikan berat badan secepat dan sebesar itu bisa menimbulkan stretch marks, terutama di bagian perut dan payudara. Stretch marks juga seringkali muncul pada bagian paha, bokong, dan lengan atas. Garis-garis yang muncul awalnya seringkali timbul dengan warna kemerahan atau ungu, namun setelah kehamilan selesai, garis tersebut memudar menjadi warna putih atau abu.

Seberapa cepat kenaikan badan pun mempengaruhi timbulnya stretch marks. Jika berat badan naik dalam waktu yang singkat, stretch marks jadi lebih mudah timbul.

Siapa yang Bisa Mengalami Stretch Marks

Menurut American Academy of Dermatology, hampir 90% wanita akan mengalami stretch marks setelah kehamilan di bulan ke-6 atau ke-7. Jika Ibu Anda memiliki stretch marks, kemungkinan besar Anda juga akan mengalaminya dikarenakan pengaruh genetis yang menurun. Atau dari sumber lain, terutama pada kaum pria yang gemar terhadap perubahan bentuk tubuh (gymnastik) kemungkinan stretch mark pun dapat terjadi di bagian tubuh pria tersebut.

Apa Pencegahan yang Bisa Dilakukan?

Ada baiknya, selama kehamilan, Anda menjaga kelembapan kulit Anda dengan krim pelembab yang kaya nutrisi untuk kulit. Dengan begitu, kulit akan menjadi lebih sehat, lembut, dan kencang. Krim pelembap juga bisa mengurangi rasa gatal yang timbul dari perut yang semakin membesar. Selain itu, penting juga untuk memenuhi kebutuhan air dalam tubuh dengan mengonsumsi air mineral sebanyak 6-8 gelas per hari.

Fokus Untuk Menghilangkan Stretch Marks

Beberapa stretch marks bisa hilang secara natural, namun ada juga stretch marks yang semakin terlihat dan menggelap.

Waldorf mengatakan bahwa waktu terbaik untuk melakukan perawatan untuk menghilangkan stretch marks adalah ketika garis-garis yang muncul masih berwarna kemerahan.

Jika Anda melakukan pengobatan stretch marks pada dokter, terapi yang biasa dilakukan adalah terapi laser yang bisa merangsang kolagen untuk elastisitas kulit, juga terapi dermabrasi untuk merangsang tumbuhnya jaringan kulit baru. Jika Anda ingin melakukan perawatan sendiri, Anda bisa menggunakan krim penghilang stretch marks. Dalam sebuah penelitian, orang-orang yang menggunakan krim penghilang stretch marks akan mengalami pemudaran stretch marks setelah 12 minggu pemakaian harian.

Untuk perawatan stretch marks yang praktis dan efektif, Anda bisa menggunakan Sebamed Anti Stretch Mark Cream yang mengandung Avocado oil yang mengandung vit A dan E sebagai anti oksidan dan sheabutter untuk memberikan perlindungan dan kehalusan pada kulit yang sudah memiliki stretch mark. Selain itu, krim ini pun memiliki kandungan Centella asiatica (Tiger Grass) dan phytopeptides serta olive oil untuk merangsang pembentukan jaringan kulit atau kolagen yang sudah rusak.

Sumber:

http://www.webmd.com/baby/features/stretch-marks

Leave a Reply