Search
 

Blog

Tubuh Wangi Bukan Hal Mustahil

Pada dasarnya, kita semua memiliki bau. Akar dari bahasan bau badan ditelusuri dulu ke keringat. Keringat itu sebenarnya tak memiliki bau tapi masalahnya adalah keringat bisa menjadi tempat tinggal bagi bakteri. Kelenjar Eccrine yang ada di seluruh bagian tubuh dan kelenjar Apocrine yang kebanyakan ada di ketiak dan area kelamin dapat menghasilkan berbagai komponen yang menjadi makanan untuk bakteri. Hal ini berujung pada pelepasan molekul yang kita sebut dengan bau badan. Bau badan merupakan topik menarik mulai dari inovasi apa yang dibuat untuk mengatasi masalah tersebut hingga bagaimana bau berkaitan dengan kesehatan tubuh.

Parfum dan Deodorant

Awal mula parfum dikenal pada jaman kerajaan Romawi dimana masyarakatnya mandi berkala di keseharian, baik sebagai kegiatan sosial atau untuk tujuan keagamaan. Di belahan timur yaitu di kerajaan Byzantine, kegiatan mandi orang Roman berevolusi ke Hammam atau mandi ala Turki. Pada saat itu sabun bertekstur kasar, baunya pun seperti abu dan lemak hewani sehingga jarang digunakan ke kulit. Namun, masyarakat Timur Tengah menemukan formula yang lebih baik dimana mereka menggabungkan minyak sayur dan pembuatan sabun pun menjadi bahan utama utama untuk parfum. Seiring waktu, Perancis bisa mendominasi industri parfum internasional dengan pewangi yang mendunia yaitu Eau de Cologne, resep aslinya adalah Rosemary dan esensi Citrus yang bergantung pada bahan dasar anggur. Pada abad ke-20, seorang ahli bedah di Cincinnati ingin tangannya terbebas dari keringat sehingga ia menciptakan Antiperspirant yang disebut Odo-Ro-No.

Tips Mengatasi Bau Badan

Selalu menjaga kebersihan.

Indonesia merupakan negara beriklim tropis dan tak jarang masalah keringat sering muncul akibat dari cuaca panasnya. Disarankan untuk mandi setidaknya dua kali sehari dan tidak terburu-buru saat mandi sehingga area yang rawan berkeringat dapat dibersihkan dengan baik. Bagi anda yang berkeringat normal ternyata bisa memiliki masalah bau badan yang lebih besar dibanding orang yang berkeringat secara berlebihan. Hal ini dikarenakan keringat cenderung untuk membawa pergi bakteri penyebab bau badan dari tubuh, artinya semakin banyak keringat maka bakteri yang terseret pergi juga semakin banyak. Penting untuk melihat apakah sabun atau pembersih anda anti bakteri karena sabun jenis tersebut dapat mengurangi bakteri penyebab bau di tubuh. Cobalah untuk memakai produk pembersih tubuh Sebamed yang beragam seperti Cleansing Bars (bentuk padat seperti batang ) yang cocok untuk kulit sensitif normal maupun kulit berminyak, lalu Olive Face and Body Wash dan Liquid Face Body Wash untuk anda yang memiliki kulit sensitif dan penggunaannya lebih ekonomis

Keringkan badan dengan baik.

Pastikan agar badan benar-benar kering setelah mandi karena kulit yang bersih dan kering menjadi tempat yang dibenci si bakteri.

Gunakan deodorant atau antiperspirant yang kuat.

Deodorant tidak mencegahkeringat tapi mereka menyamarkan bau bakteri yang ada di kulit. Sementara itu, antiperspirant mengandung Aluminum Chloride, bahan kimiawi yang dapat mengurangi keringat serta  terkandung di dalam deodorant umumnya. Akan tetapi  produk deodorant dari sebamed seperti misalnya Aktif Deodorant Sensitive Roll-On serta spray dalam bentuk semprotan dengan pH 5,5, dimana kandungan triethylcitratnya dapat menetralkan pH kulit yang sudah rusak oleh bakteri penyebab bau badan Semakin banyak keringat keluar, semakin aktif menetralkan bau badan yang menyengat serta selanjutnya meningkatkan kepercayaan diri.

Jaga pakaian tetap bersih.

Rajinlah untuk mengganti pakaian ketika sudah berkeringat banyak. Baju baru yang bersih bisa mengurangi bau pada badan. Perhatikan juga untuk kaus kaki agar jangan sampai terpakai berulang kali terutama bagi anda yang memiliki masalah bau kaki. Kaki yang berbau bisa diatasi dengan penggunaan bedak deodorant yang dipakai ke sepatu, ganti insoles secara berkala, dan bertelanjang kaki juga menjadi ide yang bagus untuk menghilangkan bau.

Kurangi makanan atau minuman yang berpengaruh ke bau badan.

Cabe dan minuman alkohol atau kafein bisa memicu keringat atau bawang juga bisa membuat keringat menjadi bau. Melihat hal ini, usahakan untuk mengurangi mereka dari menu makan sehari-hari anda. Sesekali boleh untuk mengonsumsinya asalkan tidak berlebihan.

Sumber dari WebMD dan The Week.

2 Comments

  • Nancy

    Harga deodorantnya brp

    November 16, 2017 at 9:31 am
    • Fera

      Untuk harga setiap apotik/outlet berbeda ibu. Info lengkap hubungi CS di 021-27513646/081380158529. Tks

      February 28, 2018 at 3:37 am

Leave a Reply