Sebamed Indonesia

Cara mengatasi bibir kering pada bayi

6 Cara Mengatasi Bibir Kering pada Bayi

Cara mengatasi bibir kering pada bayi – Apa bibir bayi Anda kering? Kondisi bibir bayi kering pada bayi memang wajar terjadi. Hal ini bisa disebabkan beberapa hal baik terjadi pada dalam tubuh atau kondisi lingkungan sekitar. 

Meskipun begitu, bibir bayi yang kering dan pecah-pecah dapat mengganggu aktivitas bayi, serta menimbulkan rasa tidak nyaman. 

Lalu, bagaimana cara mengatasinya? Sebelum itu, Anda perlu tahu penyebab bibir bayi kering agar bisa memberikan penanganan yang tepat. 

Penyebab Bibir Bayi Kering

Mengapa bibir bayi kering? Bisa jadi ada beberapa hal yang menjadi penyebabnya. Mari simak penjelasannya di bawah ini.

1. Dehidrasi

Menurut American Academy of Pediatrics, penyebab bibir bayi kering adalah dehidrasi (kekurangan cairan). Bayi yang baru lahir (newborn), biasanya mengalami dehidrasi ketika kurang mendapat ASI atau susu formula.

Ditambah, cuaca yang panas, tentu bayi harus mendapat asupan cairan tambahan. Lalu, bagaimana mengidentifikasi bayi dehidrasi? Berikut tanda-tanda dehidrasi pada bayi:

  • Menangis tanpa air mata
  • Kulit kering
  • Detak jantung yang cepat
  • Mata cekung, dan
  • Tangan atau kaki yang dingin dan bernoda

2. Kulit Mengelupas

Bayi baru lahir biasanya mengalami beberapa pengelupasan kulit. Hal itu dapat terjadi karena bayi perlu beradaptasi dengan dunia luar. Namun, pengelupasan kulit juga terjadi pada bibir bayi sehingga timbul kering. 

Baca juga: Prediksi Nama Bayi Populer Tahun 2024!

3. Kebiasaan Mengisap atau Menjilat Bibir

Cara mengatasi bibir kering pada bayi

Bayi memang memiliki naluri mengisap yang kuat. Alhasil, mereka terus mengisap atau menjilat bibir, bahkan ketika mereka tidak menyusu. Hal ini bisa menjadi penyebab bibir bayi kering. 

Diketahui, air liur akibat sering menjilat bisa mengalami proses uap sehingga lebih kering daripada sebelumnya. 

4. Kulit Sensitif

Bayi memiliki kulit yang rentan dan sensitif. Hal ini bisa menjadi penyebab bibir bayi kering. Maka dari itu, tidak heran, kulit bayi peka terhadap kondisi lingkungan di sekitarnya. 

Contohnya, saat berada di lingkungan dingin atau ruangan yang ber-AC. Sebaiknya, Anda bisa mengatur suhu AC yang aman untuk bayi.

Baca juga: Jadwal Imunisasi Bayi Sesuai Usia, Jangan Terlewat

5. Obat-obatan

Beberapa obat tertentu pada bayi bisa menimbulkan bibir kering. Hal ini dapat terjadi karena adanya efek samping yang bisa mengakibatkan bibir bayi kering dan pecah-pecah. 

Untuk itu, alangkah baiknya Anda konsultasi terlebih dahulu kepada dokter anak terkait obat, serta efek samping pada bayi. 

6. Berenang

Berenang dapat menjadi penyebab bibir kering pada bayi. Sebab, setiap kolam renang mengandung zat klorin yang berbahaya bagi bibir bayi. Alangkah baiknya, Anda tidak membiarkan bayi terlalu lama di kolam untuk mencegah bibir yang terlalu kering pada bayi.

7. Pola Makan

Pola makan yang tidak teratur pada bayi juga bisa menjadi penyebab bibir bayi kering. Contohnya, kekurangan gizi atau nutrisi. 

Di beberapa kasus, bibir bayi kering karena kelebihan vitamin A. Pastikan untuk menjaga pola makan bayi agar nafsu makan, serta gizinya seimbang. 

8. Dot/Empeng

Kebiasaan mengempeng atau nge-dot merupakan kebiasaan yang sering terjadi pada sebagian bayi. Sebab, sejak bayi baru lahir, ia membiasakan untuk menyusu dan mengisap demi memenuhi nutrisinya. 

Tidak heran kalau bayi merasa nyaman saat empeng atau dot tanpa botol susu. Namun, itu bisa membuat bibir bayi kering. Hal ini dapat terjadi karena air liur yang menguap di sekitar bibir bayi saat mengedot. Lalu, bisa juga terjadi karena dot atau empeng yang jarang dicuci.

Cara Mengatasi Bibir Kering pada Bayi

Setelah mengetahui penyebabnya, Anda bisa mencegah dan mengatasinya sejak dini terkait bibir kering pada bayi Anda. 

Untuk itu, ada beberapa cara mengatasi bibir kering pada bayi.

1. Penuhi Kebutuhan Cairannya

Biasakan bayi tetap terpenuhi kebutuhan ASI. Cara ini membuat tubuh bayi tetap terjaga dari dehidrasi. Tidak hanya itu, rutin minum air putih (khusus bayi >6 bulan) juga dapat menjaga kulit tetap sehat. Bagi bayi yang berusia di bawah 6 bulan, pastikan bayi mengonsumsi ASI yang cukup.

Dilansir dari alodokter.com, umur dengan 1-3 tahun setidaknya membutuhkan 5 setengah gelas air putih setiap harinya. Bunda juga bisa menambah asupan sehat, seperti sayur-sayuran dan buah-buahan dengan kadar air yang tinggi. 

2. Menjaga Suhu Ruangan Tetap Lembap

Apakah ruangan bayi Anda dilengkapi dengan AC? Bagaimanapun, Anda perlu membatasi suhu ruangan agar tetap lembap.

Anda bisa menggunakan pelembap udara, seperti humidifier untuk menyaring udara kotor di sekitar ruangan. Selain itu, Anda bisa menggunakan pelembap udara di musim hujan atau dingin untuk menjaga udara di sekitar ruangan bayi.

3. Hindari Penggunaan Produk Beraroma

Saat memilih perawatan kulit atau bibir bayi, pastikan hindari penggunaan produk beraroma atau mengandung bahan kimia yang keras. 

Diketahui, kulit bayi lebih sensitif terhadap bahan kimia dan beraroma. Untuk itu, lebih baik pilih produk alami yang lebih aman dan lembut untuk bibir bayi.

4. Biarkan Sisa ASI di Sekitar Bibir

Sebelumnya, pencegahan dan mengatasi bibir kering pada bayi adalah memenuhi asupan ASI-nya. Sebagian ibu mungkin membersihkan sisa ASI di sekitar bibir bayi. 

Alangkah baiknya, sebagai ibu, Anda tidak mengelap ASI hingga benar-benar bersih. Hal ini dapat mencegah bibir kering dan melindungi bakteri jahat pada bayi.

5. Gunakan Bahan Alami

Bahan alami dapat juga digunakan sebagai pelembap bibir. Misalnya, madu yang menjadi bahan khasiat untuk mencegah bibir bayi kering. Jika bayi berusia di atas 1 tahun, Anda bisa mengoleskan madu organik secara merata di bibirnya. 

Namun, jika bayi berusia di bawah 1 tahun, Anda bisa menggunakan minyak kelapa yang mengandung asam laurat. Lalu, oleskan dengan jari dan biarkan area bibir bayi tetap basah. 

6. Oleskap Pelembap Bibir

Pelembap bibir khusus bayi memiliki bahan yang relatif lembut dan aman. Penggunaan pelembap bibir secara rutin mampu melindungi kulit bibir bayi dari kekeringan dan iritasi. 

Anda bisa mengoleskan sedikit pelembap bibir pada pagi hari sebelum bayi beraktivitas. Lalu, oleskan kembali pada malam hari sebelum tidur. Pastikan untuk berhati-hati mengoleskannya agar tidak masuk ke dalam mulut bayi. 

Untuk mengetahui pelembap bibir yang aman dan optimal untuk bayi, Anda bisa mencari rekomendasi produk di sini

Itulah beberapa informasi seputar cara mengatasi bibir kering pada bayi. Meski bibir kering adalah masalah umum pada bayi, Anda perlu mengenal kondisi tertentu pada bibir bayi Anda.

Contohnya, bibir bayi mengalami infeksi atau pendarahan. Jika bayi mengalami kondisi tersebut dan berlangsung lama, pastikan untuk hubungi dokter anak agar mendapat penanganan lebih lanjut. 

Post a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *