Cerita Tentang Bau Badan

Tiap individu memiliki bau yang khas. Apabila diambil perbandingan maka seperti setiap orang memiliki sidik jari yang tidak sama. Beberapa ahli menyebutnya “odorprint” atau sidik bau . Kita bisa menganalisis banyak hal dari bau badan dan berikut fakta-fakta menarik yang dapat kita telusuri:

  • Menjadi magnet nyamuk. Mungkin anda bisa memperhatikan bila bersama teman atau keluarga ketika pergi piknik dan berada di taman, entah itu anda sendiri atau orang lain yang sepertinya lebih di”cintai” nyamuk dibanding yang lain. Hal ini bisa jadi karena odorprint –nya. Para ahli membuat evaluasi, gen dapat menyebabkan seseorang memiliki bau badan tertentu sehingga menarik nyamuk lebih banyak daripada orang lain.
  • Bau pasangan. Para ahli percaya, berdasarkan pada studi yang dilakukan ke binatang dan manusia, seseorang akan tertarik bila memiliki bau berbeda dengan milik orang lain. Hanya saja, hal ini tidak sepenuhnya menjadi penentu dalam mencari pasangan pada manusia karena bau bukan poin yang berkontribusi besar didalamnya. Berbeda dengan binatang dimana bau memiliki peranan penting karena beberapa binatang memiliki indera penciuman yang lebih tajam. Mereka mengandalkan penciumannya untuk banyak peristiwa termasuk dalam mencari pasangan.
  • Stres berkaitan dengan bau. Ada perubahan bau yang hampir tidak terasa saat anda dalam keadaan stres. Perubahan baunya mungkin tidak terdeteksi oleh teman anda tapi hewan peliharaan seperti anjing yang penciumannya yang tajam dapat merasakannya. Stres tidak merubah bau yang sudah ada tapi itu menambah pada bau personal anda. Bagaimana anjing dapat merasakan anda sedang stres bisa dianalogikan seperti anda yang mengenali kacamata baru pada wajah teman anda.

Bau menggambarkan kesehatan.

Tidak perlu diragukan bagaimana hewan, termasuk manusia, menghasilkan bau yang mengindikasi penyakit. Ketika anda menyadari ada perubahan pada bau tubuh, walau itu tidak signifikan, bisa jadi ada alasan kesehatan dibaliknya. Hal ini menjadi penting bagi anda untuk lebih waspada terhadap perubahannya.

Bau pada area kewanitaan. Bau amis pada vagina bisa jadi karena ada masalah bakteri. Pelajari artikel mengenai area kewanitaan di blog ini dan temukan juga produk Sebamed Feminine Intimate Wash pH 3,8 yang cocok mengatasi masalah jamur pada vagina dan Feminine Intimate Wash Menopause pH 6,8 untuk wanita lanjut usia.

Bau wangi manis atau seperti buah pada urin. Urin yang berbau amis serta bila terasa manis dapat mengindikasi bahwa ada kadar gula di urin anda, hal itupun bisa jadi tanda terkena diabetes. Bila anda menyadari hal ini terjadi seiring dengan adanya rasa haus yang terus menerus dan frekuensi ingin pipis yang tinggi, bisa jadi sinyal untuk anda menghubungi dokter.

bau kaki editBau kaki yang menusuk. Bromhidrosis atau kondisi dimana kaki anda berkeringat dan berbau tajam. Kaki yang berkeringat bila bersamaan dengan keadaan lembab pada sepatu bisa menyebabkan bakteri penyebab bau berkembang biak dan berujung pada bau tak sedap pada kaki. Disarankan untuk mandi dan rajin mencuci kaki bila hal ini terjadi.

Perubahan pada feses. Normal untuk feses berbau tidak enak tapi perlu diperhatikan apabila baunya mengalami perubahan yang drastis dan hal tersebut berlangsung selama beberapa hari. Bau feses yang sangat berbeda bisa menjadi penanda mengenai kondisi medis seperti penyakit Celiac, Crohn, infeksi atau makanan yang tidak terserap dengan baik.

Bau mulut. Bau mulut yang tidak enak artinya bisa ada masalah pada metabolisme atau ginjal. Tapi bila bau mulut masih terjadi walau anda sudah rajin menggosok gigi atau berkumur dan secara umum sudah sesuai menjaga kesehatan mulut, bisa jadi anda mengalami masalah pada gusi. Konsultasi dengan dokter gigi untuk perawatan lebih lanjut.

deodorant editBau badan yang memburuk. Ketika stres, tubuh memproduksi sekresi keringat dengan bau yang tak sedap. Saat anda mengalami kecemasan karena masalah kantor atau banyak pikiran, pastikan untuk selalu membawa deodorant Active Spray atau Roll On Active dari Sebamed yang mengandung Tri-Ethylcitrate dan pH 5,5 selain untuk membunuh bakteri penyebab bau badan yang tidak sedap, juga sekaligus mendinginkan suhu tubuh.

Sumber dari Bustle dan Prevention.

 

Leave a Reply