Sebamed Indonesia

Kandungan skincare untuk ibu hamil

Kandungan Skincare untuk Ibu Hamil yang Aman

Kandungan Skincare untuk Ibu Hamil – Semasa hamil, ibu diwajibkan untuk berhati-hati dalam memilih makanan, minuman, kebiasaan, bahkan perawatan kulit (skincare). Mengapa perawatan kulit bagi ibu hamil harus diperhatikan?

Sebab, tidak semua skincare baik untuk ibu hamil. Oleh karena itu, ibu perlu bersikap selektif terhadap komposisi atau kandungan pada skincare yang ibu pilih. Lalu, apa saja kandungan skincare untuk ibu hamil yang aman?

Untuk menjawabnya, ibu bisa menyimak penjelasan pada artikel ini. Berikut informasinya. 

Kandungan Skincare untuk Ibu Hamil yang Aman

Kandungan skincare untuk ibu hamil
Kandungan Skincare untuk Ibu Hamil | Sumber: And.One (Canva)

Tidak hanya memengaruhi kondisi janin, beberapa kandungan skincare yang tidak direkomendasikan untuk ibu hamil dapat memengaruhi hormon. Alhasil, dapat memengaruhi kulit dan masalah kulit, seperti jerawat, ruam, dan kusam.

Untuk mengurangi risiko tersebut, simak artikel ini untuk mengetahui kandungan skincare yang tepat dan aman untuk ibu hamil. Berikut kandungan skincare untuk ibu hamil yang aman.

Daftar Kandungan Skincare yang Perlu Diperhatikan

1. Glycolic Acid

Tidak menutup kemungkinan, ibu hamil juga bisa mengalami jerawat di area wajah. Tentunya, ibu tidak bisa memilih skincare yang terbilang instan atasi jerawat, tetapi mengandung bahan berbahaya. 

Baca juga: Perbedaan Face Cleanser dan Facial Wash, Apa saja?

Pastikan, ibu memilih skincare dengan kandungan glycolic acid secara cukup. Maksud ‘cukup’ tersebut adalah kandungan glycolic acid yang aman, yakni sekitar kurang dari 7 persen. 

2. Salicylic Acid

Kandungan salicylic acid memang sering menjadi bahan untuk pembuatan skincare anti-jerawat. Meskipun begitu, ibu perlu memerhatikan takaran atau dosis pada asam ini. 

Pastikan untuk hindari kandungan salicylic acid pada krim karena cenderung punya dosis yang lebih tinggi. Meskipun begitu, ibu bisa menggunakan skincare dengan salicylic acid yang kurang dari 2 persen. 

3. Kojic Acid

Ibu merasa kulitnya kusam saat hamil? Ibu disarankan untuk menggunakan skincare dengan kandungan kojic acid atau asam kojik. Asam ini berasal dari berbagai jenis jamur. 

Biasanya ditemukan di berbagai produk skincare, seperti sabun wajah, pelembab, dan serum. Meskipun begitu, asam kojik harus takaran yang aman. Sebaiknya ibu memilih produk skincare dengan kandungan asam kojik kurang dari satu persen.

4. Hydroquinone

Salah satu kandungan yang patut diperhatikan dalam pemilihan skincare untuk ibu hamil. Kandungan ini terbilang berbahaya jika diserap kulit dalam dosis tinggi. Apabila terus digunakan, maka dapat mengurangi pigmentasi kulit. 

Baca juga: Penyebab Stretch Mark pada Pria dan Cara Mengatasinya

Untuk itu, bagi ibu yang mungkin terlanjur memilih skincare dengan kandungan ini, ibu bisa membatasi penggunaannya. Bagaimanapun, ibu lebih baik hindari bahan ini untuk menghindari komplikasi selama kehamilan. 

5. AHA

Selama kehamilan, kandungan AHA dan BHA yang tinggi, sebaiknya hindari. Sebab, hal ini bisa memengaruhi hormon kulit dan kondisi janin. 

Namun, jika ibu masih ingin pakai, pilihlah kandungan AHA dan BHA yang sangat rendah, sekitar di bawah 2 persen. Diketahui, AHA dan BHA bermanfaat untuk mengangkat kotoran dan sel kulit mati. Kandungan ini biasanya ditemukan pada produk eksfoliasi. 

6. Retinoid

Retinoid merupakan output dari vitamin A. Tidak hanya baik untuk mata, vitamin A juga mampu memberikan peningkatan pada kesehatan kulit. Ketika makanan mengandung vitamin A masuk ke tubuh, maka tubuh akan memprosesnya dan menjadi retinol.

Beberapa produk skincare ada yang menggunakan bahan retinol atau retinoid. Kandungan ini bermanfaat untuk meremajakan kulit. Meskipun begitu, ada catatan khusus yang perlu diperhatikan untuk ibu hamil ketika menggunakan ini. 

Sebab, penggunaan retinol dengan dosis tinggi, bisa menimbulkan perubahan hormon semasa hamil. Retinoid juga menimbulkan potensi penyimpangan bawaan yang parah sekitar 20 persen hingga 35 persen pada anak-anak. 

Sebaiknya konsultasi terlebih dahulu kepada dokter ketika ingin memakai bahan skincare ini.  

7. Paraben

Kandungan yang disarankan untuk dihindari karena bisa menimbulkan masalah kulit pada ibu hamil. Paraben memang cukup bermanfaat untuk mencegah pertumbuhan bakteri dan jamur sehingga memiliki masa simpan lama. 

Akan tetapi, kandungan ini bisa menimbulkan komplikasi kehamilan, seperti terganggunya hormon dan kulit jadi lebih sensitif. Untuk itu, ibu bisa memilih skincare yang bebas paraben atau dosis paraben yang sangat rendah (<1%).

Daftar Skincare yang Direkomendasikan untuk Ibu Hamil

1. Canola Oil

Minyak kanola atau canola oil adalah minyak yang sering dijadikan sebuah serum wajah atau pelembab. Minyak ini memang memiliki beberapa khasiat untuk kulit karena mengandung vitamin E tinggi. 

Ibu bisa memilih skincare yang mengandung minyak kanola. Sebab, khasiatnya adalah mampu mencegah jerawat, penuaan, hiperpigmentasi, dan melindungi kulit dari radikal bebas. Meskipun begitu, bagi kulit berminyak, sebaiknya ibu membatasi penggunaan bahan skincare dengan dasar minyak. 

2. Grapeseed Oil

Oil-based juga memiliki khasiat untuk kulit ibu hamil. Kandungan ini aman karena berkhasiat bagi tubuh luar-dalam. Pada kulit, grapeseed oil dapat berfungsi untuk melembabkan kulit, serta melindungi kulit dari radikal bebas. Meskipun begitu, bagi kulit berminyak, sebaiknya ibu membatasi penggunaan bahan skincare dengan dasar minyak. 

3. Niacinamide

Kandungan yang cukup populer pada skincare. Beberapa pembersih sering menggunakan kandungan niacinamide karena mengandung antioksidan tinggi. Diketahui, kandungan ini berasal dari vitamin B3 yang diperlukan untuk kulit ibu hamil. 

Baca juga: Mitos Seputar Perawatan Kulit Bayi

4. Vitamin C

Beberapa skincare mengandung vitamin C yang berasal dari ekstrak buah-buahan. Bagi tubuh, kandungan vitamin C diperlukan untuk ibu hamil dalam meningkatkan kekebalan tubuh. 

Dalam area kulit, vitamin C sangat berguna untuk meningkatkan kolagen pada kulit sehingga mengatasi kulit yang kusam semasa hamil. 

5. Zinc Oxide

Komposisi satu ini boleh dipakai saat hamil. Zinc oxide berguna untuk melindungi kulit dari sinar UV. Alhasil, ibu dapat beraktivitas tanpa khawatir kulit kusam atau menggelap. 

Kandungan ini ditemukan dalam mineral sunscreen yang memang tidak berbahaya daripada chemical sunscreen. 

6. Aloe Vera

Bahan alami satu ini memang sangat bermanfaat untuk kulit, khususnya ibu hamil. Sebab, satu potong lidah buaya atau aloe vera mengandung berbagai nutrisi, seperti vitamin A, vitamin C, kalsium, asam amino, dan vitamin E. 

Dengan kandungan tersebut, skincare dengan bahan lidah buaya mampu memudarkan stretch mark, melembabkan kulit, mengatasi kulit gatal, dan menyamarkan bercak hitam. 

7. Olive Oil

Minyak zaitun atau olive oil membantu mengatasi keluhan kulit pada ibu hamil. Olive oil mengandung berbagai nutrisi yang dibutuhkan kulit, seperti vitamin E, kalsium, dan kolin. Ditambah, minyak zaitun bersifat anti-radang sehingga mencegah peradangan dan iritasi kulit. 

Selain itu, skincare yang mengandung minyak zaitun memberikan manfaat, seperti melembabkan kulit, menyamarkan stretch mark, dan menjaga kulit dari kekeringan. Meskipun begitu, bagi kulit berminyak, sebaiknya ibu membatasi penggunaan bahan skincare dengan dasar minyak. 

Itulah beberapa informasi seputar kandungan skincare untuk ibu hamil yang aman. Bagaimanapun, ibu mungkin tidak selalu diizinkan untuk menggunakan skincare dengan kandungan di atas. 

Hal ini bisa terjadi karena kondisi tertentu selama kehamilan sehingga bahan diatas bisa menjadi larangan. Maka dari itu, kandungan tersebut memang terbilang aman, tetapi perlu konsultasi terlebih dahulu dengan dokter untuk mengurangi komplikasi kehamilan. 

Jika ibu ingin mencari skincare yang aman dan hypoallergenic, ibu bisa menggunakan skincare dari Sebamed Indonesia yang setiap produknya tidak mengandung paraben, AHA, retinoid, dan bahan berbahaya yang memicu komplikasi kehamilan. Ibu disarankan untuk menggunakan produk Feminine Intimate Wash untuk mencegah kulit kering, Stretch Mark Cream untuk mengurangi stretch mark, dan Olive Face & Body Wash saat mandi, serta bebas sabun.

#SebamedAndalanBumil

Post a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *