Sebamed Indonesia

Penyebab kulit kering

Penyebab Kulit Kering dan Cara Mencegahnya, Apa saja?

Penyebab kulit kering – Saat ini, apakah Anda mengalami kulit kering? Diketahui, kulit kering dapat terjadi bagi sebagian orang. Hal ini dapat disebabkan karena beberapa faktor, seperti faktor cuaca/ruangan yang terlalu dingin, gaya hidup, dan tingkat kulit pH yang tidak ideal. 

Bagaimanapun, Anda tidak dapat menyepelekan kondisi kulit kering. Sebab, kondisi tersebut membuat bakteri dan kuman lebih mudah masuk dalam lapisan kulit Anda. Dengan masuknya bakteri dan kuman ke dalam lapisan kulit, akan berakibat pada beberapa masalah kulit, seperti ruam, gatal-gatal, jerawat, dan rentan terhadap paparan sinar UV. 

Untuk itu, penting bagi Anda memahami penjelasan tentang penyebab kulit kering dan cara mencegahnya. Sebelum itu, Anda perlu mengetahui terkait definisi dan ciri-ciri kulit kering. Simak penjelasannya di bawah ini.

Definisi dan Ciri-ciri Kulit Kering

Kulit kering adalah kulit yang berada di pH (tingkat keasaman) di atas angka 6 atau cenderung terlalu asam (pH <4). Kulit kering dapat terjadi karena faktor genetik atau penyakit, lingkungan, dan gaya hidup. Biasanya kulit kering dapat dikenali melalui ciri-ciri sebagai berikut.

  • Kulit bertekstur kasar saat diraba
  • Cenderung gatal pada area tangan, siku, lutut, dan wajah
  • Berwarna kemerahan karena peradangan atau inflamasi
  • Kulit tampak pecah-pecah, retak, dan muncul garis-garis halus
  • Kulit lebih kusam dan sensitif terhadap lingkungan sekitar

Penyebab Kulit Kering

Penyebab kulit kering
Kondisi kulit kering

Kondisi kulit kering pada wajah | Sumber: Reklamiar/Getty Images

Setelah mengetahui definisi dan ciri-cirinya, beberapa penyebab kulit kering yang dapat Anda ketahui sebagai berikut.

1. Iritasi Kulit

Iritasi kulit dapat terjadi karena berbagai faktor, seperti lingkungan berdebu atau polusi, penggunaan sabun mandi terlalu sering, biasa minum alkohol, dan terkena paparan bahan kimia, seperti deterjen. 

Tentunya hal itu dapat mengurangi kemampuan skin barrier dalam melindungi kulit Anda secara mandiri. 

2. Kebiasaan Menggaruk Kulit

Bagi Anda yang suka menggaruk kulit ketika gatal, sebaiknya dihentikan. Siklus gatal-garuk memang dapat terjadi karena ketika gatal, ada sensasi atau sinyal untuk menggaruk.

Selain siklus gatal-garuk, penggunaan spons atau scrub yang terlalu kencang juga menjadi penyebab kulit kering. Sebaiknya, lembut dalam menggosok badan ketika mandi agar kelembaban alami kulit tidak berkurang. 

3. Penuaan 

Saat usia semakin tua, kelembaban alami semakin berkurang dan kulit menjadi tipis. Alhasil, kulit lebih sensitif dan muncul garis-garis halus. Untuk menginisiasinya, Anda bisa menggunakan produk Anti-Ageing.

4. Kondisi Kesehatan Tertentu

Ada beberapa penyakit yang menyebabkan kulit Anda kering. Contohnya, psoriasis dan diabetes yang memiliki salah satu gejala, seperti kulit kering. 

Selain itu, penyakit kulit seperti dermatitis atopik juga bisa membuat kulit Anda lebih kering dan kemerahan. 

5. Perubahan Cuaca

Kulit kering juga dipengaruhi atas kondisi cuaca. Semakin rendah suhunya, kulit Anda semakin terasa kering. 

Cara Mencegah Kulit Kering

Kondisi kulit kering sebenarnya dapat dicegah dengan beberapa perubahan dalam segi kebiasaan dan perawatan kulit. 

Untuk itu, berikut ini cara mencegah kulit kering yang wajib Anda ketahui.

1. Hindari Sabun

Anda bisa mengganti sabun (pH > 7) dengan pembersih di pH yang yang sedikit asam (pH 5,5). Sabun mandi yang beredar di pasaran lebih banyak mengandung pH tinggi. Meskipun ampuh membunuh bakteri, sabun itu tidak disarankan untuk kulit Anda karena cenderung membuat kulit kering. 

Contohnya, dalam memilih pembersih mandi, Anda bisa mencari pembersih dengan kandungan panthenol yang mengurangi iritasi dan regenerasi kulit.

2. Minum Air Putih yang Cukup

Kebiasaan yang perlu digaungkan adalah meminum air putih yang cukup. Cairan tubuh sangat mempengaruhi kondisi kulit Anda. 

Jika Anda mengalami dehidrasi, maka kulit cenderung kering dan sensitif. Hal ini juga berpengaruh terhadap organ tubuh lainnya. 

Untuk itu, pastikan penuhi cairan dalam tubuh Anda setidaknya 8 gelas sehari bagi orang dewasa.

3. Konsumsi Makanan yang Baik untuk Kulit

konsumsi makanan tinggi protein dan tinggi vitamin, seperti vitamin A, C, E, serta K yang mampu mencegah kulit kering. Tidak hanya itu, makanan baik untuk kulit akan menjaga produksi kolagen sehingga mencegah penuaan dini.

Beberapa makanan yang direkomendasikan untuk kulit kering adalah alpukat, kacang-kacangan, ikan salmon, tomat, dan brokoli. 

4. Hindari Paparan Sinar Matahari

Bagi Anda yang beraktivitas di luar rumah, sebaiknya hindari paparan sinar matahari secara langsung dalam waktu lama. Selain itu, pastikan Anda selalu  menggunakan sunscreen atau tabir surya dengan SPF tinggi.

5. Hindari Mandi Terlalu Panas atau Lama

Bagi Anda yang sering mandi dengan suhu terlalu panas atau lama, sebaiknya hindari. Hal ini bisa merusak kulit, khususnya bagian kelenjar minyak. Diketahui, kelenjar minyak merupakan pelembap alami yang memberikan kelembaban pada kulit. Alhasil, jika kelenjar minyak rusak, maka kulit cenderung kering. 

Selain itu, tidak disarankan juga bagi Anda untuk mandi terlalu lama. Hal ini mengakibatkan kulit kehilangan kelembaban alaminya karena terus-menerus bersentuhan dengan air. Diketahui, ketika air terus-menerus bersentuhan dengan kulit, maka proses penguapan air juga akan terus berlanjut. Pada akhirnya, kelembaban dan lapisan pelindung kulit akan terkikis sehingga rentan iritasi. 

6. Hindari Merokok dan Minuman Alkohol

Merokok memiliki banyak dampak negatif tidak hanya pada organ dalam, tetapi juga bagian kulit. Diketahui, bahan kimia yang terkandung pada rokok dapat menyebabkan hambatan pada produksi kolagen. Alhasil, risiko penuaan dini akan meningkat. 

Tidak hanya itu, merokok dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah pada kulit. Hal ini bisa berakibat pada luka yang menjadi sulit disembuhkan. 

Di sisi lain, minuman alkohol juga tidak baik untuk kesehatan kulit. Alkohol bersifat diuretik (sering mengeluarkan air dan garam lebih cepat) dan akan membuat kulit dehidrasi. Lalu, efek histamin yang dilepaskan alkohol dalam tubuh dapat membuat kulit rentan kemerahan dan iritasi.

7. Gunakan Pelembap

Kulit kering dapat dicegah dan diatasi dengan pelembap khusus. Diketahui, pelembap adalah produk perawatan kulit yang penting untuk menjaga kelembaban alami pada kulit. Untuk memilih pelembap kulit kering, Anda disarankan untuk memilih pelembap yang diformulasikan di pH 5,5, yang merupakan tingkat pH ideal kulit pada manusia sehingga menjaga skin barrier dan kelembaban alami secara mandiri. 

Selain itu, Anda juga bisa menggunakan pelembap yang mengandung bahan aktif, seperti shea butter, rapeseed sterols, dan avocado oil. Ketiga bahan ini tinggi akan antioksidan dan vitamin E sehingga bermanfaat untuk mencegah inflamasi kulit, regenerasi kulit yang rusak, dan menghilangkan kerutan. 

Untuk yang mengalami kulit kering tingkat ekstrem atau akut, pastikan untuk memilih lotion atau pelembap yang mengandung 10% urea karena terbilang efektif untuk memperbaiki kulit sangat kering dan meredakan gatal, serta bersisik.

Itulah beberapa informasi seputar penyebab kulit kering dan mencegahnya. Bagi Anda yang mengalami kulit kering, jangan dibiarkan begitu saja karena bisa memicu komplikasi yang berpotensi lebih parah. 

Jika kondisi kian memburuk, sebaiknya konsultasikan ke dokter terpercaya. 

Post a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *